PERTANYAAN SEPUTAR MANAJEMEN INVESTASI
Narasikan konsep Investasi dalam Manajemen Investasi syariah?
Kata manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno menagement, yang memiliki arti : seni melaksanakan dan mengatur. Sedangkan Investasi pada hakikatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang.
Manajemen syari’ah adalah suatu pengelolaan untuk memperoleh hasil optimal yang bemuara pada pencarian keridhaan allah
Jadi manajemen investasi syariah adalah suatu kegiatan atau seni mengelola modal atau sumber-sumber penghidupan ekonomi maupun sumber daya, secara profesional untuk masa depan, baik di dunia maupun di akhirat sesuai dengan syari’at dan prinsip-prinsip yang telah diajarkan oleh rasulullah SAW
Jelaskan fungsi dan tujuan manajemen secara umum? dan bagaimanakah hubungan manajemen dengan investasi syariah?
Manajemen mempunyai beberapa fungsi antara lain:
Fungsi Perencanaan atau Planning Fungsi
Perencanaan atau planning merupakan hal yang paling penting di dalam suatu manajemen karena berguna untuk menentukan tujuan perusahaan serta upaya yang harus dilakukan guna mencapai tujuan yang telah direncanakan.
Fungsi Pengorganisasian atau Organizing
Fungsi manajemen yang kedua yaitu pengorganisasian atau organizing, yaitu berfungsi untuk membagi kegiatan besar kemudian dijadikan sejumlah kegiatan kecil. Pada umumnya, pengorganisasian ini bisa dilaksanakan dengan cara menentukan apa saja tugas yang harus dikerjakan, bagaimana cara mengerjakan, dan siapa yang harus mengerjakan.
Fungsi Penempatan atau Staffing
Fungsi manajemen yang ketiga yaitu penempatan atau staffing. Pada fungsi ini, sumber daya umum seperti perlengkapan, peralatan, dan inventaris lebih diutamakan.
Fungsi Pengarahan atau Directing
Fungsi manajemen yang keempat yaitu bertindak sebagai pengarahan atau directing. Disini, fungsi manajemen itu sendiri yaitu berfungsi untuk mengupayakan agar orang atau kelompok yang ikut serta di dalam bisnis dapat mencapai target dan sasaran yang sesuai dengan prosedur yang telah direncanakan sebelumnya.
Fungsi Pengawasan atau Controlling
Fungsi manajemen yang terakhir yaitu sebagai pengawasan. Setelah tindakan dan rencana sudah dijalankan, selanjutnya pengawasan atau controlling sangat diperlukan untuk mengevaluasi semua kinerja di dalam perusahaan.
Manajemen mempunyai beberapa fungsi antara lain :
Mengevaluasi
Tujuan dari manajemen yaitu mengevaluasi strategi, kinerja yang telah dipilih secara efisien dan efektif sehingga dapat mengkaji ulang berbagai penyimpangan yang terjadi.
Melakukan Inovasi
Dengan adanya manajemen, sebuah inovasi dapat tercipta sehingga kegiatan yang dilakukan bisa lebih teratur.
Manusia atau human berperan dalam menentukan tujuan serta menjalankan proses untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Uang atau money menjadi unsur manajemen yang sangat penting karena dapat menjadi tolok ukur hasil kegiatan yang dijalankan.
Bahan atau materials, unsur ini menjadi faktor penting untuk mengetahui baik tidaknya hasil yang dicapai.
Metode atau methods yang baik dan tepat dapat berjalan dengan lancar dan baik jika didalamnya melibatkan manusia. Oleh sebab itu, manusia harus dapat memahami metode yang baik dan tepat agar bisa menjalankannya.
Pasar atau market menjadi unsur manajemen yang krusial bagi setiap perusahaan. Sebuah bisnis mampu menguasai pasar jika produk yang ditawarkan mempunyai kualitas serta menarik minat konsumen.
Hubungan manajemen dengan investasi Syariah
Investasi Syari’ah harus didasarkan pada prinsip islam maka mengelola, merencanakan, dan mengendalikan serta mengornisasikan usaha inipun perlu kesungguhan dan di niatkan sebagai bentuk Ibadah. Karena itu lah hubungan manajemen dengan investasi syari’ah mengandung makna satu kesatuan bentuk ibadah muamalah. Berinvestasi sama dengan berusaha mencari ma’isyah ( penghidupan ) maka manajemen investasi syari’ah berarti pelaksanaan ( manajer ) investasi yang bersikap secara islami.jadi hubungan manajemen dengan investasi syari’ah saling berkaitan.
Bagaimanakah caranya merencanakan investasi pada pasar modal syariah ? sebutkan prinsip-prinsip syariah pada investasi pasar modal syariah? Dan bedakkan dengan konvensional
Prinsip-prinsip Syariah :
Riba, suatu tambahan dalam transaksi Efek yang ditetapkan atau diperjanjikan di depan dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari transaksi tersebut.
Gharar, suatu ketidakjelasan/ketidakpastian dalam suatu akad, baik mengenai kualitas, kuantitas dan penyerahan obyek akad
Maysir, suatu bentuk aktivitas yang mengandung unsur untung-untungan, penipuan atau manipulasi.
Kehalalan barang, barang dan jasa yang menjadi objek transaksi wajib halal, yang menjadikan keharaman atas barang atau jasa dapat dikarenakan zatnya ( Haram Li Dzatihi), bukan karena zatnya (Haram li Ghairihi) dan karena keberadaannya
Bagaimanakah pengertian saham syariah? Mengapa saham syariah sebagai alternatif investasi dewasa ini? Sebutkan macam-macam saham? Sebutkan prinsip-prinsip syariah pada saham syariah?
Saham syariah adalah Efek berbasis ekuitas yang memenuhi prinsip Islam. Objek transaksi saham syariah adalah kepemilikan perusahaan.
Macam macam saham (Saham biasa, saham preferen saham atas nama saham atas unjuk)
Prinsip pada saham sayriah
Apa yang dimaksud dengan reksadana syariah? Sebutkan prinsip serta untung ruginya pada investasi pada reksadana syariah? Serta mengapa reksadana syariah sebagai pilihan investasi?
Reksadana syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai pemilik dana (shahibul mal) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh manajer investasi sebagai wakil shahibul mal menurut ketentuan dan prinsip syariah Islam. Sebenarnya makna umum dari reksadana syariah tidak jauh berbeda dengan reksadana pada umumnya, perbedaannya terletak pada operasional, di mana reksadana pada umumnya menggunakan prinsip konvensional, sedangkan reksadana syariah menggunakan ketentuan prinsip syariah.
Prinsip Reksadana Syariah
Bukan mencari keuntungan sebanyak-banyaknya, reksadana syariah tujuan investasinya tidak semata-mata sekedar mencari return yang tinggi. Manajer investasi suatu dana syariah tidak hanya melakukan maksimalisasi kesejahteraan pemilikmodal, tapi juga memastikan bahwa portofolio yang dimiliki tetap berada dalam dominan investasi yang diinginkan investor.
Adanya proses screening (penyaringan), dalam proses manajemen portofolio, reksa dana syariah harus lebih dulu melalui screening sebagai bagian dari proses alokasi asset. Reksadana syariah hanya dibolehkan melakukan penempatan pada saham-saham dan instrumen-instrumen lain yang dinyatakan halal oleh Dewan Pengawas Syariah dan dengan berdasarkan Jakarta Islamik Indeks.
Adanya proses cleansing (purification), proses ini dimaksudkan untuk membersihkan aset-aset yang tidak halal, baik dengan mengeluarkan zakat atau pengeluaran amal lainnya.
Pengawasan yang lebih selektif, selain dari Bapepam sebagai pengawas pasar modal syariah dalam seluruh kegiatan operasionalnya dan bertujuan agar tetap berada dalam ketentuan syariah yang berlaku.
Adanya Jakarta Islamik Indeks, berguna sebagai tolak ukur bagi investasi berdasarkan syariah dipasar modal selain dari indeks-indeks yang lain yang ada di Bursa Efek Jakarta.
Investasi pada perusahaan prodak halal, dalam penempatan dananya reksadana syariah tidak boleh menempatkan dananya pada emitenyang menjalankan usahanya pada hal-hal yang melanggar syariah seperti miras, makanan haram dan sebagainya.

0 Komentar